"Saya ingin menyampaikan soal kesiapan menurut data yang kami catat, bahwa Idul Fitri akan jatuh pada 5-6 Juni mendatang, sehingga jika dihitung 90 hari ke depan, H-90 itu jatuhnya tanggal 25 Februari, itu tiket sudah bisa dijual pada dini hari," kata Dirut PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019).
Ia menjelaskan bagi para calon penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan kereta api maka sudah dipersilahkan memesan.
"Tiket itu bisa didapat di semua channel yang biasa menjual tiket kereta," sambungnya.
Dalam keterangan resmi yang diterima Akurat.co, pemesanan tiket tersebut dapat dilakukan di website kai.id, KAI Access, mulai pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk channel eksternal menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket KAI.
Edi menyebutkan, selama Lebaran 2019, KAI mengoperasikan 356 KA Reguler dan 50 KA tambahan yang total mencapai 406 KA. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 3 persen dari jumlah tahun sebelumnya yaitu 393 KA.
Setiap harinya, KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang pada 2019 mengalami kenaikan sebanyak 5 persen dari tahun sebelumnya yaitu 236.210 tempat duduk. Sementara untuk 50 KA tambahan selama Lebaran 2019 yang dapat dipesan mulai H-60.
50 KA Tambahan Lebaran 2019 tersebut terdiri dari 27 KA Eksekutif & Bisnis, 11 KA Ekonomi Non PSO, 4 KA Ekonomi PSO, dan 8 KA yang memanfaatkan rangkaian idle.
Dijelaskan Edi, penambahan KA ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang KA pada masa arus mudik dan balik lebaran 2019.
Lebih lanjut Edi menuturkan berkaca dari musim mudik lebaran tahun lalu dimana server sempat down lantaran banyaknya calon penumpang yang mengakses KAI Access secara bersamaan. Maka pada tahun ini pihaknya sudah melakukan penambahan kapasitas bandwidth server aplikasi KAI Access untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019.
Hal itu untuk mengantisipasi server down pada saat pembelian tiket kereta untuk mudik Lebaran, PT KAI telah membesarkan sistem bandwidth dua kali lipat jadi 400 Megabytes.
"Yang paling kita antisipasi saat rush hour mereka itu beli tiket lewat online. Pernah diakses jutaaan malah collapse, makanya kami besarin bandwidthnya,” imbuhnya.
Oleh karena itu, KAI meminta agar masyarakat dapat merencanakan perjalanannya jauh-jauh hari untuk mendapatkan kepastian tiket perjalanan mudik dan balik Lebaran 2019.
Edi juga menekankan bagi masyarakat yang telah mendapatkan kode bayar agar segera melakukan pembayaran dalam waktu 60 menit, karena jika tidak maka tiket yang ia pesan akan terjual kembali.
“KAI juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar membeli tiket lebaran di channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI, tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” tukasnya.
Editor : Esamm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar