Senin, 09 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Jadi Dirut Karena Pejabat BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Foto: Danang Sugianto

Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI.

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Sumber : finance.detik.com
Editor : Esamm

Minggu, 08 Desember 2019

Profil Achmad Baiquni

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Achmad Baiquni (lahir di Surabaya, 1 Januari 1957; umur 62 tahun), adalah seorang bankir asal Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI). Selain itu, Achmad Baiquni juga termasuk anggota kepengurusan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) yang memiliki kantor beralamat di Jln. Tebet Dalam IV E No. 70, Tebet Barat, Jakarta Selatan.


Foto Achmad Baiquni Pada 2019

Pendidikan

Dalam hal pendidikan, Achmad Baiquni telah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1982. Ia juga sudah meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada tahun 1992.

Kemampuannya mengelola bank diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di antaranya:

  • Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda
  • Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat
  • Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura
  • Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura
  • Asian Bankers Surveyor Programme yang digelar oleh Bank of New York di New York, Amerika Serikat dan beberapa lainnya.
  • Discovery and Dream Workshop dalam rangka penyusunan Corporate Plan BNI 2019-2023 yang diselenggarakan oleh BNI dan MC Kinsey
  • Compliance Forum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan BNI 

Manajemen Risiko level 5 pada Program Eksekutif yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Karir

Dalam hal karir,Achmad Baiquni telah lama bergelut menjadi bankir di Tanah Air. Di tahun 1984, ia meniti karir sebagai bankir di BNI. Beberapa jabatan yang sempat ia duduki adalah:
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2003-2006)
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2006-2008)
  • Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah PT BNI (2008-2010)
  • Direktur Korporasi,
  • Direktur Konsumer,
  • Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal
  • Direktur Keuangan PT BRI Tbk (2010-2015)
  • Direktur Utama PT BNI Tbk (2015-sekarang)

Sebelum ia menjadi Dirut BNIAchmad Baiquni pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Berdasarkan RUPS tanggal 17 Maret 2015, ia diangkat sebagai Direktur Utama BNI dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. Pada saat itu, RUPS BNI dan BRI merombak hampir sebagian besar manajemen, baik di jajaran komisaris maupun direksi.

Pada tahun 2009, BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni sudah mengucurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp 26,1 miliar dengan tujuan untuk membentuk keseriusan bank memberdayakan ekonomi masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan juga memaksimalkan KURS di NTB.


Tak hanya mengucurkan kredit usaha rakyat, BNI bekerja sama dengan pihak Garuda Penerbangan Indonesia untuk menggelar paket perjalanan wisata 5 destinasi menarik di Indonesia, di antaranya Belitung, Labuan Bajo, Malang, Padang, dan Banyuwangi pada Agustus-November 2017.

Sumber : id.wikipedia.org
Editor : Esamm

Kamis, 05 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019).

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Hasilnya, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI. Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Lahir tahun 1957, Achmad Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019). Achmad Baiquni

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Sumber : cnbcindonesia.com
Editor : Esamm

Rabu, 04 Desember 2019

Profil Achmad Baiquni, Dirut Baru BNI

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menetapkan Ahmad Baiquni sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Ahmad Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.

Achmad Baiquni

Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Ahmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (17/3/2015), RUPS BNI  merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI  lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri).

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn)

Sumber : liputan6.com
Editor : Esamm

Selasa, 03 Desember 2019

Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Kementerian BUMN merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).


Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Posisi Direktur Utama BNI  tidak berubah dan tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI  mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI  menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI  Tokyo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI . "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI ," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Baca Juga: Begini reaksi Kementerian BUMN setelah Suprajarto tolak jadi Dirut Bank BTN

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Baca Juga: Akan Lengser dari Jabatan Dirut Bank BRI, Suprajarto Kuasai Hampir Sejuta Saham BBRI

Berikut susunan pengurus baru BNI :

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.

Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo

Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : keuangan.kontan.co.id
Editor : Esamm

Senin, 02 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi Setelah Susunan Pengurus BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda utama yaitu evaluasi dan pemaparan kinerja perseroan sampai dengan semester I/2019 dan perubahan susunan pengurus perseroan.

Susunan Pengurus BNI Dirombak, Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi

Dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (30/8/2019), untuk agenda pertama, dalam RUPSLB dipaparkan kinerja korporasi pada paruh pertama tahun 2019 dimana BNI terus mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 20% (year on year/yoy) yaitu dari Rp457,81 triliun pada semester I/2018 menjadi Rp549,23 triliun pada Semester I/2019.

"Realisasi kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal dan seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global," jelas perseroan.

Adapun pada agenda kedua, RUPSLB memutuskan susunan memberhentikan dengan hormat Marwanto Harjowiryono dari jabatan Komisaris perseroan, memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto dari jabatan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan.

Selanjutnya, RUPSLB mengangkat Askolani sebagai komisaris perseroan. Selanjutnya, mengangkat Ario Bimo sebagai direktur keuangan. Sementara, Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis UMKM dan Jaringan. Lalu, Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI.

Sedangkan Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI kini menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI. Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI kini menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI. Sementara, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai pucuk pimpinan di jajaran direksi perseroan.

Dengan perubahan tersebut, susunan Direksi BNI menjadi sebagai berikut:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sementara untuk jajaran Dewan Komisaris, susunannya menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama: Hambra
Komisaris Independen: Pataniari Siahaan
Komisaris Independen: Revrisond Baswir
Komisaris: Joni Swastanto
Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris: Askolani
Komisaris Independen: Sigit Widyawan
Komisaris: Ratih Nurdiati

Sumber: ekbis.sindonews.com
Editor : Esamm

Minggu, 01 Desember 2019

Hasil RUPSLB BNI, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Direktur Utama

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan.


Direktur Utama BNI Achmad Baiquni

Adapun RUPSLB yang digelar Bank BNI dilaksanakan di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) sejak pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada beberapa perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta

Direktur Keuangan: Ario Bimo

Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan

Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta

Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati

Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo

Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak

Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo

Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.


Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Sumber : Liputan6.com
Editor : Esamm

Kamis, 28 November 2019

Achmad Baiquni Tetap Jabat Dirut RUPSLB BNI

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI


Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : Sinarharapan.co
Editor : Esamm

Rabu, 27 November 2019

Achmad Baiquni Kembali Nahkodai BNI

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Di tengah ramainya pergantian pucuk pimpinan di perbankan pelat merah, Achmad Baiquni kembali dipercaya pemegang saham untuk melanjutkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).


Achmad Baiquni Kembali Nahkodai BNI
"Rapat berlangsung kondusif," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).
Namun pergantian terjadi di susunan dewan direksi. Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan secara hormat.
"Dengan adanya satu direksi kami yang diberhentikan yakni Pak Catur yang bawahi Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Jaringan, dari situ yang punya background itu yaitu Bu Tambok. Karena ada pergeseran maka kami ingin berikan pengalaman baru kepada direksi yang ada," ungkap Baiquni.
Rapat juga mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan menggantikan Anggoro Eko Cahyo yang kini menjabat sebagai Direktur Bisnis Konsumer BNI.
Lalu Bob Tyasika Ahanta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI  kini menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI.
Rico Budidairpo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tresuri dan lnternasional BNI kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko BNI.
Sementara itu, di jajaran komisaris, BNI mengangkat Dirjen Anggaran Askolani sebagai komisaris perseroan menggantikan Marwanto Harjowiryono.
Sumber: beritasatu.com
Editor : Esamm

Senin, 05 Agustus 2019

MAJUKAN UMKM, BNI DAPAT PENGHARGAAN DARI BANK INDONESIA


PT. Bank Negara Indonesia (BNI) yang di jabat Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama meraih penghargaan atas peran dan kontribusi sebagai “Bank Pendukung UMKM dan Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS Terbaik” dalam acara Penghargaan Bank Indonesia Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta pada tanggal 18 Juli 2017. Penghargaan diterima oleh Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta, dan diserahkan langsung oleh Gubernur BI Agus D.W Martowardojo. Dalam acara tersebut dihadiri dan disaksikan oleh para tamu undangan yang berasalkan dari Kementerian, Direksi Bank BUMN & Swasta, BUMN, lembaga keuangan, asosiasi, dan perusahaan swasta lainnya.


Dengan tema “Bersinergi Meningkatkan Tata Kelola dan Kinerja guna Mewujudkan Stabilitas dan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional”, Penghargaan Bank Indonesia Tahun 2017 memberikan apresiasi kepada sejumlah perbankan, perusahaan, dan media yang telah menunjukkan kinerja, prestasi, dan pertumbuhkan yang cemerlang, serta memiliki tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kontribusi Bank Negara Indonesia (BNI) yang konsisten memberdayakan potensi dan peluang bisnis dengan mengoptimalkan pemanfaatan produk dan jasa perbankan, serta akses pembiayaan seluas-luasnya bagi pengusaha UMKM," kata Herry Sidharta. UMKM merupakan unit usaha dengan jumlah terbesar, serta sebagai penopang program pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan. Bank Negara Indonesia (BNI) yang di jabat Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia dan menyalurkan pembiayaan bagi segenap pengusaha UMKM guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera.
Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank Negara Indonesia BNI Anton F Siregar mengungkapkan bahwa BNI telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dari pemerintah, lembaga, dan perusahaan lainnya dalam meningkatkan penyaluran pembiayaan UMKM, al. kerjasama dengan OJK, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perhutanan, Bekraf,PT.Permodalan Nasional Madani, Lottemart, Akumandiri, Alfamart, Tokopedia, Lazada, dll. Selain itu, Bank Negara Indonesia(BNI) telah mengembangkan layanan digital yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) Kredit Digital (https://eform.bni.co.id) untuk memudahkan pengusaha UMKM dalam mengakses pembiayaan.

Hingga Maret 2017, BNI yang di jabat Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama Segmen Kecil Menengah telah menyalurkan pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp.67,7 Triliun, antara lain di sektor perdagangan, jasa, kuliner, dll. Angka pembiayaan tersebut akan terus tumbuh seiring dengan komitmen Bank Negara Indonesia (BNI) untuk mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia dan menyalurkan pembiayaan bagi segenap pengusaha UMKM.

Sumber : www.kumparan.com

Mayoritas Dari Proyek Infrastruktur, BNI Jadi Jawara Kredit Sindikasi

Berdasarkan pada Bloomberg League Table Reports Global Syndicated Loan, 4 bank besar di Tanah Air yang mendominasi penyaluran kredit sindikasi di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk.



Menteri BUMN Rini M Soemarno (tengah) didampingi Direktur Utama dari Bank Negara Indonesia (BNIAchmad Baiquni (kanan), dan Komisaris Utama Ari Kuncoro menggunting pita sebagai salah satu rangkaian peresmian Gedung Menara BNI yang juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 BNI, di Jakarta, Jumat (5/7/2019).
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tercatat di urutan nomor satu sebagai mandated lead arranger (MLA) penyalur kredit sindikasi pada paruh pertama 2019 yang di Direkturi oleh Achmad Baikuni, dengan pangsa pasar 13,09% dan volume kredit US$1.290,94 juta per Juni 2019.
Berdasarkan Bloomberg League Table Reports Global Syndicated Loan, 4 bank besar Tanah Air yang mendominasi penyaluran kredit sindikasi di antaranya PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk.
Keempat bank tersebut menguasai pangsa pasar sebesar 38,48% sebagai MLA sampai dengan kuartal II/2019, sementara bank milik asing menguasai pangsa pasar sebesar 22,83%.

BNI tercatat di urutan nomor satu sebagai MLA dengan pangsa pasar 13,09% dan volume kredit US$1.290,94 juta per Juni 2019.
Realisasi tersebut membuat Bank Negara Indonesia (BNI) yang menempati Achmad Baikuni sebagai Direktur melambung jauh dibandingkan dengan semester I/2018 ketika posisinya hanya tercatat di ranking 13 dengan pangsa pasar 3,15% dan volume kredit US$273,51 juta.
Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta masih akan menggenjot penyaluran kredit sindikasi di semerter II/2019. Sektor yang diincar masih didominasi dari sektor infrastruktur dan sektor industri.
"Sektor yang paling banyak dibiayai BNI yang di jabat Achmad Baikuni sebagai Direktur yaitu sektor Infrastruktur atau konstruksi yang didominasi oleh jalan tol. Pada Semester II/2019 kredit sindikasi akan tumbuh mengingat BNI sendiri memiliki pipeline dengan jumlah yang meningkat," katanya kepada Bisnis, Selasa (9/7/2019).
Herry memaparkan, perseroan sudah mengincar beberapa proyek, dengan berharap dapat melakukan closing sindikasi untuk proyek smelter senilai Rp7 triliun.
Selain itu, BNI juga membidik proyek pembangkit listrik senilai Rp48 triliun, infrastruktur jalan tol Rp21,4 triliun, dan industri manufaktur senilai Rp2,38 triliun dengan total nilai sindikasi sekitar Rp79 triliun.

Selasa, 30 Juli 2019

Sejarah Singkat Dirut Anyar BNI

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Dirut baru Bank Negara Indonesia (BNI) Achmad Baiquni memiliki sejarah panjang di dunia keuangan utamanya perbankan. Berikut, sejarah singkat Achmad Baiquni .


Warga Negara Indonesia, 57 tahun. Diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI sejak tanggal 20 Mei 2010. Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984. Sebelumnya pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung (1982) dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Filipina (1992). Telah mengikuti beberapa pelatihan, kursus dan seminar perbankan termasuk Risk Management in Retail Banking – BSMR (Belanda); Executive Training for Director – The Wharton School of The University of Pennsylvania (Amerika Serikat); Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification – BSMR (Singapura); Retail Banking Conference – LAFERTY (Singapura); Asian Bankers Surveyor Program – Bank of New York (New York); dan SESPIBANK – IBI (Jakarta). Mewakili BRI dalam berbagai roadshow maupun conference di London, New York dan Singapura.

Sumber : www.republika.co.id
Editor : Esamm

Rabu, 27 Februari 2019

PAL Meluncurkan Kapal Selam Rakitan Anak Bangsa

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Indonesia berencana meluncurkan kapal selam yang dirakit dalam negeri pada Maret 2019, dan saat ini sedang disiapkan beberapa proses dan prosedur untuk peluncuran tersebut.



"Alhamdulillah saat ini sudah kami siapkan proses dan prosedur protokoler untuk melakukan peluncuran kapal selam tersebut, dan kemungkinan Maret 2019 akan kami luncurkan," kata Direktur Utama PT PAL IndonesiaBudiman Saleh di Surabaya, Jawa Timur, Senin (25/2/2019).

Kapal selam tersebut adalah pesanan ketiga TNI AL yang dipercayakan pembuatannya kepada PT PAL Indonesia, sebagai perusahaan galangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dua kapal selam sebelumnya telah lebih dahulu diserahterimakan, dengan dibuat gabungan antara PT PAL Indonesia bekerja sama dengan perusahaan galangan di Korea Selatan.

Untuk kapal selam yang akan diluncurkan, perakitannya dilakukan secara mandiri oleh anak bangsa di galangan PT PAL Indonesia yang berlokasi di kawasan Tanjung Perak Surabaya, setelah mendapat transfer teknologi dari Korea Selatan.

Kepala Humas PT PAL Indonesia, Bayu Witjaksono mengatakan, tiga kapal selam yang dipesan oleh TNI AL itu merupakan program pertama dari transfer teknologi antara PT PAL Indonesia dengan Korea Selatan.

Kapal selam pertama yang bernama KRI Nagapasa-403 telah diresmikan secara langsung Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu pada 2 Agustus 2017 dan saat ini telah memperkuat armada RI, dan kapal selam kedua KRI Ardadedali 404 juga telah diresmikan di Galangan Daewoo, Korea.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm

Jelajahi Beberapa Destinasi Ini, Kunjungi Wisata Alam Negara Taiwan

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Halo sobat Baca Berita Pagi Hari Saya telah membaca beberapa artikel dan dari yang telah saya lansirkan di artikel kali ini mengenai, selamat membaca.. Selain Singapura dan Thailand, Taiwan juga salah satu destinasi yang tak kalah menariknya. Bahkan di Taiwan, alamnya pun sangat indah dan menakjubkan. Kawasan tersebut juga terkenal dengan wisata alamnya yang mempesona. Tidak heran kalau wisatawan dari luar atau Indonesia sangat tertarik untuk berkunjung ke Taiwan.


Tapi, masih banyak yang kurang tahu, jika ke Taiwan akan berkunjung ke mana saja? Ditemui AkuratTravel, Mony Alwi, Sales Manager Daily Travel Service, mengatakan, Taiwan punya berbagai wisata alam hingga wisata kuliner yang wajib dicoba. Dan, waktu terbaik itu di antara bulan dua atau tiga.

"Untuk Taiwan sendiri, bulan terbaik musim semi. Antara bulan kedua, atau ketiga. Karena di setiap kota gelar Festival Lampion. Selain objek wisata, ada juga pasar malam yang menarik. Di sana banyak jajanan pasar yang enak. Lalu, Taiwan juga terkenal dengan wisata belanja. Ya, walaupun sama kayak di Jakarta, tapi kan suasannya beda," katanya di acara Taiwan Tourism Workshop di The Westin, Jakarta Selatan, Senin, (25/2).

Baca Juga:
Sementara untuk destinasinya, Mony menyarankan berbagai kawasan ini.

"Kalau wisata alamTaiwan ini dibagi menjadi empat wilayah. Mirip kayak Jawa namun tak terlalu luas. Ada wilayah timur, selatan, utara, sama tengah. Kalau ke Taiwan kan highlight-nya Taipei, ada Taipei 101-nya," jelasnya.

Lalu, kalau ke wilayah barat Taipei, ada Sun Moon Lake.

"Kemudian, kalau ke arah timurnya Taiwan, ada Taman Nasional Taroko. Di sana tempatnya Berbatua. Makanya bisa disebut Grand Canyonnya Asia," timpalnya.

Selain itu, kalau ke bagian tengah ada juga wisata alam yang tak kalah indahnya.

"Ada Alishan. Kalau ke daerah selatan juga ada Kenting National Park. Pokoknya, di wilayah Taiwan itu lengkap. Ada gunung, pantai dan juga taman nasional," tandansya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm

India Bentuk Department of Telecommunications, Pelaku Penyalahgunaan WhatsApp Akan Dibui

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Pemerintah India jadi salah satu negara yang paling gencar mendesak WhatsApp untuk terus mencegah penyebaran berita palsu dan sebagainya. Di negara itu sendiri berita palsu dan ujaran kebencian yang tersebar lewat platform WhatsApp telah menjadi masalah sosial hingga menyebabkan kematian bagi penggunanya.


Kini, dalam upaya untuk mengantisipasi penyakit-penyakit pada salah satu platform perpesanan milik Facebook itu pemerintah India akan mengambil langkah lebih represif kepada para pelaku penyebar informasi yang tidak seharusnya.

Dilansir dari Times Now, Selasa (26/2) lewat Department of Telecommunications (DoT), pemerintah India akan memiliki saluran khusus di mana pengguna WhatsApp bisa melakukan pengaudan terkait pesan yang mengandung unsur hoaks, ujaran kebencian, propaganda politik sesat, sara, dan sebagainya yang diterima oleh mereka.

“Jika ada yang menerima pesan WhatsApp yang kasar, ofensif,vulgar, hingga ancaman pembunuhan silakan kirim tangkapan layar pesan bersama dengan nomor ponsel di ccaddn-dot@nic.in. Kami akan membahasnya dengan operator telekomunikasi dan kepala polisi untuk tindakan yang diperlukan," kata Ashish Joshi, controller communications DoT.

Dilaporkan bahwa tindakan nyata dari DoT sendiri berupa hukuman penjara bagi para pelaku penyebar berita palsu, ujaran kebencian, pelecehan, dan sebagainya.

Langkah-langkah terbaru yang ditempuh pemerintah India ini sendiri didasari juga munculnya sejumlah laporan, di mana banyak jurnalis yang menerima pesan ujaran kebencian, pelecehan, hingga ancaman melalui platform WhatsApp belakangan ini. Tak hanya menimpa jurnalis, tokoh-tokoh publik pun juga merasakan hal serupa.

DoT telah mengarahkan semua penyedia layanan telekomunikasi India untuk mulai mengambil tindakan segera atas pengaduan seperti itu karena merupakan pelanggaran terhadap deklarasi pelanggan. DoT juga telah menyarankan kepada operator telekomunikasi untuk membuka saluran bantuan atau pusat panggilan khusus guna mendaftarkan keluhan terhadap pesan yang tidak sepantasnya di WhatsApp.

Sumber : Akurat.co

Editor : Esamm

Yuk Siap-siap untuk Berburu Tiket Kereta Api, Untuk Lebaran Tahun 2019

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan tiket kereta untuk lebaran mulai dijual sejak dari H-90 Lebaran atau mulai kemarin, Senin (25/2/2019).


"Saya ingin menyampaikan soal kesiapan menurut data yang kami catat, bahwa Idul Fitri akan jatuh pada 5-6 Juni mendatang, sehingga jika dihitung 90 hari ke depan, H-90 itu jatuhnya tanggal 25 Februari, itu tiket sudah bisa dijual pada dini hari," kata Dirut PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019).

Ia menjelaskan bagi para calon penumpang yang ingin menggunakan jasa angkutan kereta api maka sudah dipersilahkan memesan.

"Tiket itu bisa didapat di semua channel yang biasa menjual tiket kereta," sambungnya.

Dalam keterangan resmi yang diterima Akurat.co, pemesanan tiket tersebut dapat dilakukan di website kai.id, KAI Access, mulai pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk channel eksternal menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket KAI.

Edi menyebutkan, selama Lebaran 2019, KAI mengoperasikan 356 KA Reguler dan 50 KA tambahan yang total mencapai 406 KA. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 3 persen dari jumlah tahun sebelumnya yaitu 393 KA.

Setiap harinya, KAI menyediakan 247.010 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang pada 2019 mengalami kenaikan sebanyak 5 persen dari tahun sebelumnya yaitu 236.210 tempat duduk. Sementara untuk 50 KA tambahan selama Lebaran 2019 yang dapat dipesan mulai H-60.

50 KA Tambahan Lebaran 2019 tersebut terdiri dari 27 KA Eksekutif & Bisnis, 11 KA Ekonomi Non PSO, 4 KA Ekonomi PSO, dan 8 KA yang memanfaatkan rangkaian idle.

Dijelaskan Edi, penambahan KA ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang KA pada masa arus mudik dan balik lebaran 2019.

Lebih lanjut Edi menuturkan berkaca dari musim mudik lebaran tahun lalu dimana server sempat down lantaran banyaknya calon penumpang yang mengakses KAI Access secara bersamaan. Maka pada tahun ini pihaknya sudah melakukan penambahan kapasitas bandwidth server aplikasi KAI Access untuk mengantisipasi lonjakan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019.

Hal itu untuk mengantisipasi server down pada saat pembelian tiket kereta untuk mudik Lebaran, PT KAI telah membesarkan sistem bandwidth dua kali lipat jadi 400 Megabytes.

"Yang paling kita antisipasi saat rush hour mereka itu beli tiket lewat online. Pernah diakses jutaaan malah collapse, makanya kami besarin bandwidthnya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, KAI meminta agar masyarakat dapat merencanakan perjalanannya jauh-jauh hari untuk mendapatkan kepastian tiket perjalanan mudik dan balik Lebaran 2019.

Edi juga menekankan bagi masyarakat yang telah mendapatkan kode bayar agar segera melakukan pembayaran dalam waktu 60 menit, karena jika tidak maka tiket yang ia pesan akan terjual kembali.

KAI juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar membeli tiket lebaran di channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI, tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” tukasnya.

Sumber : Akurat.co


Editor : Esamm

Rambah Infrastruktur Pada Jaringan 5G Chip Modem Intel

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Intel Corp mengumumkan chip terbarunya dan kemitraan dengan produsen peralatan jaringan. Hal ini diharapkan dapat meyakinkan investornya dalam pengembangan teknologi jaringan 5G akan terbayar.


Intel mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan Fibocom Wireless Inc, Arcadyan Technology Corp dan beberapa produsen peralatan jaringan lainnya. Hal ini untuk menanamkan chip modem Intel yang disebut sebagai modul dan gateway untuk perangkat industri terhubung dengan jaringan 5G.

"Sekarang kami berada pada fase, di mana kami percaya memiliki produk sebagus yang lain di industri ini saat kami beralih ke 5G,” ujar Direktur Eksekutif Intel, Bob Swan.

Bob Swan menuturkan pihaknya juga bertujuan untuk menjual prosesor yang menjadi andalannya untuk digunakan pada Base Transceiver Station (BTS) jaringan 5G.

Hal ini sebagai upaya untuk membantu menghubungkan ponsel ke jaringan inti. Pihaknya pun telah bekerja sama dengan merek Ericsson dan ZTE untuk menanamkan prosesor Intel dalam ponsel berjaringan 5G nya.

Sebelumnya, produsen chip terbesar kedua tersebut telah mengakuisisi perusahaan pembuat modem asal Jerman bernama Infineon pada 2011 dan masuk bisnis data nirkabel.

Pelanggan utama dari perusahaan tersebut adalah Apple, di mana perangkat iPhone menggunakan chip modem Intel untuk terhubung ke jaringan data seluler.

Namun dalam persaingan bisnis dengan Qualcomm dan MediaTek, Intel memiliki margin yang rendah untuk chip buatannya dibandingkan dengan perangkat yang dibuatnya untuk komputer ataupun data center.

Bob Swan mengatakan, masa depan Intel dalam infrastruktur jaringan 5G yang diharapkan akan hadir tahun ini dapat melampaui penjualannya untuk perangkat ponsel.

Sumber : Akurat.co


Editor : Esamm

Rabu, 20 Februari 2019

Kemlu Serahkan 3 WNI yang Disandera oleh Kelompok Abu Sayyaf kepada Keluarga

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyerahkan tiga WNI yang dibebaskan dari penyanderaan oleh Abu Sayyaf di Filipina Selatan, kepada keluarga masing-masing.


Ketiga WNI tersebut adalah Hamdan bin Saleng dan Sudarling bin Samansunga asal Selayar serta Subandi bin Sattu asal Bulukumba Sulawesi Selatan.

Acara penyerahan berlangsung di Gedung Kemlu oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) A.M. Fachir, dan disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Filipina, Sinyo Harry Sarundajang.

Dalam kesempatan itu, Fachri menyampaikan bahwa pembebasan ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama unsur terkait Pemerintah Indonesia yang didukung Pemerintah Filipina.

"Kondisi di lapangan semakin lama semakin sulit. Tapi dengan  memanfaatkan aset-aset yang kita miliki di lapangan serta dukungan Pemerintah Filipina, alhamdulillah kita berhasil membebaskan mereka,” kata Fachri di Gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Rabu (19/9).

"Menlu meminta saya untuk mengupayakan  pembebasan 3 WNI tanpa ada satu korbanpun", ujar Sinyo Sarundajang, Duta Besar RI untuk Republik Filipina.

Ketiga WNI ini adalah nelayan Indonesia yang bekerja di kapal-kapal  penangkap ikan Malaysia yang beroperasi di perairan Sabah, Malaysia. Mereka diculik saat sedang menangkap ikan dengan kapal BN 838/4/F di Perairan Taganak,  Sabah, Malaysia pada 18 Januari 2017.

Ketiga WNI dibebaskan dari penyanderaan di Pulau Sulu, Filipina Selatan,   pada tanggal 15 September 2018   pukul 14.00 WS.

Sebelum dipulangkan ke tanah air, ketiga WNI menjalani pemeriksaan kesehatan di pangkalan militer Filipina di Zamboanga serta pemulihan psikologis (trauma healing).

Sejak tahun 2016, sebanyak 34 WNI diculik oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan, 13 WNI diantaranya adalah nelayan yang diculik dari perairan Sabah, Malaysia. 

Dengan dibebaskannya 3 WNI tersebut, seluruh WNI yang diculik oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan  sebelum tahun 2018 sudah berhasil  dibebaskan.

Seperti diketahui, 2 WNI lainnya baru saja kembali diculik pada tanggal 11 September 2018 lalu. Pemerintah akan terus mengupayakan pembebasan WNI yang disandera dan pada saat yang sama akan memperkuat kerjasama dengan Malaysia dan Filipina guna mencegah jatuhnya korban baru.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm



Prabowo Buru-buru Selesaikan Debat Soal Lingkungan, Karena Ingin Menghindar kah?

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Calon Presiden (Capres) No.02 Prabowo Subianto mengatakan sumber daya alam dan lingkungan tanah air tengah dalam kondisi kritis. Hal itu lantaran terkontaminasi dengan pencemaran lingkungan dan limbah industri yang kerap menjadi ancaman amat serius. Sehingga jika terus menerus dilakukan pembiaran, maka kondisi kritis pencemaran lingkungan itu bisa membahayakan masa depan generasi mendatang. Oleh karena itu, Prabowo berjanji akan menegakkan hukum dan menindak tegas perusahaan yang tidak taat aturan.


"Kritis, masa depan anak-anak cucu kita. Apabila saya diberi mandat menjadi pemimpin, saya akan tegakkan law enforcement. Dibanyak tempat puluhan tahun perusahaan besar justru membuang limbah dan tak mau bayar pajak, kongkalikong sehingga lolos," serunya. 

Selain itu, Prabowo mengklaim agar lebih produktif nantinya dirinya akan memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi Kementerian kehutanan dan Lingkungan Hidup bila dirinya dipercayakan mandat untuk memimpin Republik Indonesia (RI). Bahkan, pihaknya sesumbar nantinya proses perizinan terhadap pengelolaan lahan akan diperketat.

"Izin-izin diperketat, amdal dituntaskan dan harus legal," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Walhi Sulawesi Tengah melalui Direktur Walhi Sulteng, Abdul Haris Lapabira mengatakan alasan Prabowo ingin cepat-cepat menyelesaikan perdebatan ketika membahas isu lingkungan hidup lantaran ingin menghindari beberapa perusahaan miliknya yang menguasai lahan dan hutan

"Prabowo jelas menghindari perdebatan ini, karena dia menjadi bagian dari beberapa perusahaan yang menguasai hutan dan lahan yang kita tahu ini tentu berakibat terhadap perubahan lindungan dan berefek pada lingkungan yang lebih besar," pungkasnya.


Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm

Tahun Politik Bawa Berkah Bagi Para Asuransi Umum di Indonesia

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengungkapkan bahwa Tahun Politik justru membawa berkah bagi industri asuransi di Indonesia.


Hal ini karena pada 2018, terbukti bahwa banyak lini bisnis yang baik – baik saja meskipun sudah ada aura Tahun Politik. Tahun politik justru membuat peningkatan pada konsumsi dan pembelian aset, sehingga para konsumen membutuhkan asuransi.

Selain konsumsi, kekhawatiran kerusuhan politik ini membuat kebutuhan asuransinya tinggi. Kebutuhan asuransi individu ini adalah pada harta benda dan kendaraan bermotor.

“Aura Tahun Politik, kalau di industri asuransi umum dari lini bisnis kita itu ada beberapa yang oke, tapi kalau ada hambatan yah mungkin proyek enginering berpengaruh. Kalau 2019 dari industri enginering pada 2019 kita harapkan pertumbuhannya stabil,” kata Wakil Ketua AAUI Trinita Situmeang, di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

“Kalau Tahun Politik itu biasanya perputaran uang nambah,berarti konsumsi naik, karena daya beli naik, aset naik, maka kebutuhan asuransi punya peluang untuk nambah, asuransi bersifat individual itu punya potensi untuk naik. Selain konsumsi, kondisi kekhawatiran kerusuhan politik ini membuat kebutuhan asuransinya tinggi, jadi ada peningkatan,” tambah  Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Indonesia (AAUI) Dody A.S Dalimuthe.

Pada 2018, kebutuhan asuransi umum didominasi oleh dua jenis lini, yaitu harta benda dan kendaraan bermotor. Kebutuhan pada harta benda tercatat 27,0%, kendaraan bermotor 26,7%, kredit 5 %, kesehatan 6,6%, aneka 1,7%, pesawat dan satelit 2,2%, energi 3,7%, rekayasa 3,2% tanggung gugat 3%,kecelakaan 6,6%, dan penjaminan 11,3%.

Di sisi lain, AAUI membukukan klaim asuransi umum di 2018 tercatat sebesar Rp30,1 triliun atau naik sebanyak 8,1 persen dibandingkan dengan di 2017 yang tercatat sebesar Rp27,7 triliun. Peningkatan klaim terjadi hampir pada sebagian lini usaha asuransi.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm

Smartphone 5G dan Lipat Diprediksi Dominasi MWC Tahun 2019

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Keriuhan seputar smartphone yang dibekali jaringan internet generasi kelima atau 5G dan ponsel lipat pertama akan menjadi hal paling ditunggu pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 yang akan berlangsung pekan depan di Barcelona, Spanyol.


Menurut Thomas Husson, Wakil Presiden dan analis di Forrester, sebuah perusahaan riset pasar global, smartphone 5G dan ponsel lipat sangat berpeluang menjadi sajian utama MWC edisi kali ini.

"Tidak dapat disangkal bahwa 5G adalah infrastruktur dari dunia yang terhubung, dan menjadi alasan mengapa menjadi pusat perang ekonomi dan politik antara AS dengan Tiongkok," kata Husson dikutip dari Times Now, Selasa (19/2).

Baca Juga:
Sementara, untuk ponsel yang dapat dilipat, Husson beranggapan bahwa merek-merek smartphone ternama pasti akan selalu mengklaim telah menemukan desain baru untuk perangkatnya. Tapi sebenarnya akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menciptakan ponsel lipat yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna.

"Kehadiran ponsel yang dapat dilipat akan mempercepat konvergensi antara smartphone, tablet, dan laptop, yang membuat berbagai perangkat tersebut menjadi tidak memiliki perbedaan," tambahnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm




Terbongkarnya Kepemilikan Lahan Kedua Kubu Calon Presiden, Siapa Terbesar?

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Kepemilikan Lahan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang berstatuskan Hak Guna Usaha (HGU) yang masih ramai diributkan oleh publik menjadi perhatian Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Greenpeace Indonesia. Apalagi kepemilikan Lahan ternyata beberapa diantaranya banyak dikuasai oleh pejabat publik dan korporasi.


"Lihat siapa saja yang menguasai Lahan baik di kubu @jokowi maupun di kubu @prabowo. Inilah kenapa penting keterbukaan informasi HGU supaya dapat diakses oleh publik dan kita bisa bersama mengawasi SDA Indonesia. Gimana nih @atr_bpn berani nggak buka data HGU? #kepoitubaik #golhut," tulis @GreenpeaceID, Rabu (20/2/2019).

View image on Twitter

Greenpeace Indonesia
@GreenpeaceID
 Lihat siapa saja yang menguasai lahan baik di kubu @jokowi maupun di kubu @prabowo. Inilah kenapa penting keterbukaan informasi HGU supaya dapat diakses oleh publik dan kita bisa bersama mengawasi SDA Indonesia.

Gimana nih @atr_bpn berani gak buka data HGU? #kepoitubaik #golhut

668
5:19 PM - Feb 19, 2019
818 people are talking about this
Twitter Ads info and privacy
Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, berpendapat jika kepemilikan Lahan Prabowo seluas 340 ribu hektar di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah adalah hal yang wajar. Sebab, luas Lahan tersebut bisa menggaji ribuan karyawan perusahaan yang dimiliki oleh ketua umum Partai Gerindra.

"Ada Perusahaan HGU yang Luas Dimiliki Pribumi dan Jendral TNI Diributi. "Terlalu Luas...!" Kata Mereka. Yang Namanya Perusahaan Perkebunan atau Perusahaan Hutan Pasti Luas. Kalau Cuma 100 Rante, Bagaimana Mau Gaji Karyawan? Sementara Taipan Punya 5.1 Juta Hektar Luput Perhatian?," cuit @ustadtengkuzul.


tengkuzulkarnain
@ustadtengkuzul
 Ada Perusahaan HGU yg Luas Dimiliki Pribumi dan Jendral TNI Diributi. "Terlalu Luas...!" Kata Mereka.
Yang Namanya Perusahaan Perkebunan atau Perusahaan Hutan Pasti Luas. Kalau Cuma 100 Rante, Bagaimana Mau Gaji Karyawan?
Sementara Taipan Punya 5.1 Juta Hektar Luput Perhatian?

3,154
8:02 AM - Feb 20, 2019
Twitter Ads info and privacy
1,360 people are talking about this
Pasca debat pemilihan presiden (pilpres) jilid II, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal tanah yang dimiliki oleh Prabowo pada dua daerah tersebut. Prabowo pun mengakuinya. Namun, dia tidak keberatan jika tanah yang dimilikinya diambilalih oleh negara.

"Tadi disinggung soal tanah, itu benar. Tapi itu adalah HGU. Milik negara. Jadi, setiap saat negara bisa ambil kembali," kata Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto menegaskan kalau suatu saat negara ingin mengambil kembali tanah tersebut, dia siap menyerahkan.

"Kalau untuk negara, saya siap diambil semua. Karena saya nasionalis dan patriot," ucapnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm


Senin, 18 Februari 2019

BMKG Minta Masyarakat Waspada Karena, Fenomena Super Snow Moon

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) merilis Fenomena Super Snow Moon yang akan terjadi malam ini, Selasa (19/2/2019). Masyarakat yang tinggal di daerah tertentu juga akan waspada akan Fenomena langka tersebut.


Dalam Keterangan tertulisnya, BMKG mengimbau society mewaspadai Pola pasang Maksimum laut udara Saat terjadinya Fenomena Super Snow Moon

Fenomena malam nanti merupakan yang terbesar sepanjang 2019. Super Snow Moon terjadi saat bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi, yaitu di titik perigee.

Dilansir dari BMKG , posisi bulan akan berada dalam jarak 363.300 Km dari Bumi . Pihaknya also mengimbau 'masyarakat untuk review Waspada terlebih mereka Yang Tinggal di Pesisir Utara Jakarta , Pesisir Utara Jawa Barat , Pesisir Utara Jawa Tengah , Pesisir Utara Jawa Timur Dan Pesisir Kalimantan Barat 

“ Hal Penyanyi DAPAT berdampak PADA terganggunya Transportasi di Sekitar Pelabuhan Dan pesisir, aktifitas Petani garam dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan , ”tulis BMKG dalam keterangan tertulisnya. 

Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mendesak pemikiran dari Fenomena tersebut . S erta memperhatikan memperbarui information Cuaca maritim Dari BMKG

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm