Senin, 09 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Jadi Dirut Karena Pejabat BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Foto: Danang Sugianto

Dalam RUPSLB itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI.

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.

Sumber : finance.detik.com
Editor : Esamm

Minggu, 08 Desember 2019

Profil Achmad Baiquni

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Achmad Baiquni (lahir di Surabaya, 1 Januari 1957; umur 62 tahun), adalah seorang bankir asal Indonesia yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI). Selain itu, Achmad Baiquni juga termasuk anggota kepengurusan MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) yang memiliki kantor beralamat di Jln. Tebet Dalam IV E No. 70, Tebet Barat, Jakarta Selatan.


Foto Achmad Baiquni Pada 2019

Pendidikan

Dalam hal pendidikan, Achmad Baiquni telah meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada tahun 1982. Ia juga sudah meraih gelar Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada tahun 1992.

Kemampuannya mengelola bank diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan di antaranya:

  • Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda
  • Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat
  • Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura
  • Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura
  • Asian Bankers Surveyor Programme yang digelar oleh Bank of New York di New York, Amerika Serikat dan beberapa lainnya.
  • Discovery and Dream Workshop dalam rangka penyusunan Corporate Plan BNI 2019-2023 yang diselenggarakan oleh BNI dan MC Kinsey
  • Compliance Forum Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan BNI 

Manajemen Risiko level 5 pada Program Eksekutif yang diselenggarakan oleh Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)

Karir

Dalam hal karir,Achmad Baiquni telah lama bergelut menjadi bankir di Tanah Air. Di tahun 1984, ia meniti karir sebagai bankir di BNI. Beberapa jabatan yang sempat ia duduki adalah:
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2003-2006)
  • Direktur Korporasi PT BNI Tbk (2006-2008)
  • Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah PT BNI (2008-2010)
  • Direktur Korporasi,
  • Direktur Konsumer,
  • Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal
  • Direktur Keuangan PT BRI Tbk (2010-2015)
  • Direktur Utama PT BNI Tbk (2015-sekarang)

Sebelum ia menjadi Dirut BNIAchmad Baiquni pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sejak 20 Mei 2010. Berdasarkan RUPS tanggal 17 Maret 2015, ia diangkat sebagai Direktur Utama BNI dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015. Pada saat itu, RUPS BNI dan BRI merombak hampir sebagian besar manajemen, baik di jajaran komisaris maupun direksi.

Pada tahun 2009, BNI yang dipimpin oleh Achmad Baiquni sudah mengucurkan kredit usaha rakyat sebesar Rp 26,1 miliar dengan tujuan untuk membentuk keseriusan bank memberdayakan ekonomi masyarakat di Nanggroe Aceh Darussalam dan juga memaksimalkan KURS di NTB.


Tak hanya mengucurkan kredit usaha rakyat, BNI bekerja sama dengan pihak Garuda Penerbangan Indonesia untuk menggelar paket perjalanan wisata 5 destinasi menarik di Indonesia, di antaranya Belitung, Labuan Bajo, Malang, Padang, dan Banyuwangi pada Agustus-November 2017.

Sumber : id.wikipedia.org
Editor : Esamm

Kamis, 05 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Setelah Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara, kini giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat siang ini (30/8/2019).

Achmad Baiquni Tetap Dirut, Direksi BNI Dirombak

Hasilnya, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI. Dia sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Lahir tahun 1957, Achmad Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019). Achmad Baiquni

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Sumber : cnbcindonesia.com
Editor : Esamm

Rabu, 04 Desember 2019

Profil Achmad Baiquni, Dirut Baru BNI

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menetapkan Ahmad Baiquni sebagai Direktur Utama menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Ahmad Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.

Achmad Baiquni

Memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Ahmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR  di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania  di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR  di Singapura.

Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking  Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York  di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Untuk diketahui, pada Selasa (17/3/2015), RUPS BNI  merombak hampir sebagian besar manajemen baik di jajaran komisaris maupun direksi. Untuk Wakil Direktur Utama dijabat oleh Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur BRI, sedangkan posisi direktur BNI  lainnya adalah Rico Rizal Budidarmo, Herry Sidharta, Adi Sulistyowati, Bob Tyasika Ananta, Anggoro Eko Cahyo, Imam Budi Sarjito, dan Sutanto‎.

M‎ereka menggantikan Felia Salim (Wakil Dirut), Yap Tjay Soen (Direktur Keuangan), Krisna R.Suparto (Direktur Business Banking), Ahdi Jumhari Ludin (Direktur Hukum dan Kepatuhan), Suswoko Singoastro (Direktur Treasuri).

Dalam hal Komisaris, RUPS juga menunjuk Mantan Menteri Ekonomi RI, Rizal Ramli menggantikan Peter B.S. Jos. (Yas/Gdn)

Sumber : liputan6.com
Editor : Esamm

Selasa, 03 Desember 2019

Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Kementerian BUMN merombak susunan pengurus PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI, anggota indeks Kompas100). Perombakan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Jumat (30/8).


Ahmad Baiquni tetap Dirut BNI, Ario Bimo jadi Direktur Keuangan

Posisi Direktur Utama BNI  tidak berubah dan tetap dijabat Ahmad Baiquni. Namun, RUPSLB BNI  mengangkat Ario Bimo sebagai Direktur Keuangan BNI  menggantikan Anggoro Eko Cahyo. Sebelumnya Ario menjabat Kepala Cabang Luar Negeri BNI  Tokyo.

Adapun Anggoro digeser menjadi Direktur Konsumer BNI . "RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto sebagai Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan BNI ," kata Ario usai RUPSLB, Jumat (30/8).

Baca Juga: Begini reaksi Kementerian BUMN setelah Suprajarto tolak jadi Dirut Bank BTN

Posisi Catur diisi Tambok PS Simanjuntak yang semula menjabat sebagai Direktur Konsumer. Sementara Rico Budidarmo bertukar posisi dengan Bob Tyasika Ananta.

Sedangkam di susunan komisaris, RUPS memberhentikan Marwanto Harjowiryono sebagai komisaris dan mengangkat Askolani sebagai komisaris yang baru.

Baca Juga: Akan Lengser dari Jabatan Dirut Bank BRI, Suprajarto Kuasai Hampir Sejuta Saham BBRI

Berikut susunan pengurus baru BNI :

Dewan Komisaris

Komisaris Komisaris Utama: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama : Hambra
Komisaris : Ratih Nurdiati
Komisaris : Askolani
Komisaris : Revrisond Baswir
Komisaris : Joni Swastanto
Komisaris : Pataniari Siahaan
Komisaris : Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris : Sigit Widyawan.

Dewan Direksi

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama : Herry Sidharta
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Bisnis UMKM dan Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Tresury dan Internasional: Bob Tyasika Ananta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur TI dan Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Managemen Risiko: Rico Rizal Budidarmo

Direktur Human Capital dan Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber : keuangan.kontan.co.id
Editor : Esamm

Senin, 02 Desember 2019

Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi Setelah Susunan Pengurus BNI Dirombak

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda utama yaitu evaluasi dan pemaparan kinerja perseroan sampai dengan semester I/2019 dan perubahan susunan pengurus perseroan.

Susunan Pengurus BNI Dirombak, Achmad Baiquni Tetap Pimpin Direksi

Dalam keterangan resmi yang diterima SINDOnews, Jumat (30/8/2019), untuk agenda pertama, dalam RUPSLB dipaparkan kinerja korporasi pada paruh pertama tahun 2019 dimana BNI terus mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 20% (year on year/yoy) yaitu dari Rp457,81 triliun pada semester I/2018 menjadi Rp549,23 triliun pada Semester I/2019.

"Realisasi kredit tersebut menunjukkan fungsi intermediasi yang dijalankan BNI berjalan secara optimal dan seiring dengan upaya pemerintah yang terus mendorong momentum pertumbuhan ekonomi, di tengah kondisi ketidakpastian pasar keuangan global," jelas perseroan.

Adapun pada agenda kedua, RUPSLB memutuskan susunan memberhentikan dengan hormat Marwanto Harjowiryono dari jabatan Komisaris perseroan, memberhentikan dengan hormat Catur Budi Harto dari jabatan Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Jaringan.

Selanjutnya, RUPSLB mengangkat Askolani sebagai komisaris perseroan. Selanjutnya, mengangkat Ario Bimo sebagai direktur keuangan. Sementara, Tambok P Setyawati yang sebelumnya menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis UMKM dan Jaringan. Lalu, Anggoro Eko Cahyo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur keuangan BNI kini menjabat sebagai direktur bisnis konsumer BNI.

Sedangkan Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI kini menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI. Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional BNI kini menjabat sebagai direktur manajemen risiko BNI. Sementara, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai pucuk pimpinan di jajaran direksi perseroan.

Dengan perubahan tersebut, susunan Direksi BNI menjadi sebagai berikut:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok PS Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sementara untuk jajaran Dewan Komisaris, susunannya menjadi sebagai berikut:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Ari Kuncoro
Wakil Komisaris Utama: Hambra
Komisaris Independen: Pataniari Siahaan
Komisaris Independen: Revrisond Baswir
Komisaris: Joni Swastanto
Komisaris Independen: Ahmad Fikri Assegaf
Komisaris: Askolani
Komisaris Independen: Sigit Widyawan
Komisaris: Ratih Nurdiati

Sumber: ekbis.sindonews.com
Editor : Esamm

Minggu, 01 Desember 2019

Hasil RUPSLB BNI, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Direktur Utama

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) melakukan perombakan susunan direksi dan dewan komisaris pada tubuh perusahaan.


Direktur Utama BNI Achmad Baiquni

Adapun RUPSLB yang digelar Bank BNI dilaksanakan di Menara BNI Pejompongan, Jakarta, Jumat (30/8/2019) sejak pukul 14.00 WIB.

Direktur Keuangan BNI Ario Bimo menyampaikan, terjadi pergantian jajaran direksi pada BNI. Namun posisi Direktur Utama (dirut) masih diduduki oleh Achmad Baiquni.

Sedangkan pada jajaran Dewan Direksi, Ario melanjutkan, ada beberapa perombakan yang dilakukan. Seperti Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan, dari Catur Budi Harto menjadi Tambok P Setyawati.

Selanjutnya, Direktur Bisnis Konsumer dari Tambok P Setyawati menjadi Anggoro Eko Cahyo. Lalu Direktur Tresuri dan Internasional dari Rico Budidarmo menjadi Bob Tyasika Ananta.

untuk Direktur Keuangan dari Anggoro Eko Cahyo menjadi Ario Bimo, serta Direktur Manajemen Risiko dari Bob Tyasika Ananta jadi Rico Budidarmo.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni

Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta

Direktur Keuangan: Ario Bimo

Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan

Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta

Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati

Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo

Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak

Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo

Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Dalam hal pendidikan‎, Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina pada 1992.

Kemampuannya mengelola bank terus diasah dengan mengikuti beberapa pelatihan, kursus, dan seminar perbankan diantaranya adalah Risk Management in Retail Banking yang diadakan oleh BSMR di Belanda, Executive Training for Director yang diadakan oleh The Wharton School of The University of Pennsylvania di Amerika Serikat, Bank Indonesia’s Executive Risk Management Certification yang digelar oleh BSMR di Singapura.


Selain itu, ia juga pernah mengikuti Retail Banking Conference yang diadakan oleh LAFERTY di Singapura, Asian Bankers Surveyor Program yang digelar oleh Bank of New York di New York Amerika Serikat dan beberapa lainnya.

Sumber : Liputan6.com
Editor : Esamm