Minggu, 17 Februari 2019

Debat Lebih Berbobot Jika Bahas Pemberdayaan Masyarakat Desa

Berbagai Macam Tujuan akan membahas artikel, Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman, Adhi Iman Sulaiman di Purwokerto, Jawa Tengah mengatakan debat capres  putaran kedua perlu memperhatikan wilayah perdesaan dengan fokus pada pemberdayaan masyrakat.


"Topik ini sangat penting karena program pemberdayaan di tingkat akar rumput menentukan nasib orang banyak seperti di desa," katanya seperti dilansir dari Antara (17/2/2019).

Adhi Iman Sulaiman yang merupakan dosen Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Magister Ilmu Komunikasi Unsoed tersebut menjelaskan para calon presiden perlu menunjukkan komitmen membangun wilayah perdesaan.

Jokowi: Butuh Waktu Memindahkan Budaya Naik Mobil Ke Angkutan Massal
Menurut akademisi tersebut debat akan berbobot ketika para kandidat menyentuh topik perdesaan karena selama ini desa selalu di tinggalkan oleh warganya untuk ke Kota karena  merasa tidak punya pekerjaan atau jaminan hidup di desa. Dia menjelaskan, mengapa program pemberdayaan masyarakat sangat penting, karena sifatnya partisipatif.

"Pemberdayaan masyarakat ini sifatnya partisipatif, ada pelibatan masyrakat mulai dari menganalisis potensi masalah, prospek pembangunan bersama, semuanya dikolaborasi menjadi pembangunan bersama sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat," Ucapnya.

Karena itu, kata dia, program pemberdayaan masyarakat perlu menjadi isu utama mengingat sektor ekonomi wilayah perdesaan merupakan penyokong ekonomi perkotaan.

Melalui program pemberdaayaan masyarakat di perdesaan, kata dia, maka desa dapat menjamin kehidupan masyarakatnya.

Sumber : Akurat.co
Editor : Esamm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar